Amerika Serikat mengundang Korea Selatan dan negara lain untuk bergabung dalam blok perdagangan yang akan dibentuk dengan tujuan untuk mendiversifikasi rantai pasokan mineral kritis yang esensial bagi industri pertahanan dan teknologi.
Dalam pertemuan menteri luar negeri yang membahas tentang mineral kritis di Departemen Luar Negeri AS di Washington pada Rabu (04/02), Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa perang dagang selama setahun terakhir telah memperlihatkan betapa bergantungnya sebagian besar negara pada mineral kritis yang dikuasai oleh China.
Vance kemudian mengatakan bahwa AS ingin membentuk blok perdagangan di antara sekutu dan mitra, dengan menggambarkan sebagai satu tim.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh menteri luar negeri dari Korea Selatan, Australia, India, Jepang, dan negara-negara lain.
Dalam konferensi pers, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio merujuk pada blok perdagangan yang diusulkan sebagai “Inisiatif Forge,” mengatakan 55 negara mitra telah menyatakan minat untuk bekerja sama dan mayoritas telah menandatangani kesepakatan.
Rubio juga mengucapkan terima kasih kepada Korea Selatan karena telah memainkan peran utama dalam Kemitraan Keamanan Mineral, yang menurutnya telah membantu mengisi celah sebelum peluncuran blok perdagangan baru.