Gubernur Bank Sentral Korea Lee Chang-yong dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada Kamis (05/02) sepakat meninjau perkembangan kerja sama layanan pembayaran berbasis QR (Quick Response) antara kedua negara.
Bank Sentral Korea (BOK) menyampaikan, kedua pihak juga berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi ke depan.
Integrasi layanan pembayaran berbasis QR merupakan hasil kerja sama yang terus didorong oleh kedua bank sentral sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Juli 2024, guna membangun sistem transaksi langsung mata uang lokal (LCT) antara kedua negara.
Dengan demikian, mulai April mendatang, layanan pembayaran berbasis QR yang terintegrasi dengan skema transaksi langsung antar mata uang lokal akan dapat digunakan di Korea Selatan dan Indonesia.
Bank Sentral Korea juga berencana untuk mendukung perluasan layanan pembayaran lintas negara berbasis QR ke negara-negara ASEAN lainnya.