Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Korea Selatan menganggarkan dana senilai 1 triliun 291 miliar won untuk mengembangkan teknologi bahan baku dan suku cadang.
Pengembangan teknologi bahan baku dan suku cadang sangat dibutuhkan untuk mendominasi industri potensial di masa depan meliputi semikonduktor, baterai sekunder, bioteknologi, penerbangan dan antariksa.
Seorang pejabat Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan bahwa industri bahan baku, suku cadang dan peralatan merupakan industri yang penting untuk mendukung keamanan ekonomi nasional.
Menurutnya, pemerintah akan memberikan dukungan penuh untuk penelitian dan pengembangan bahan baku dan suku cadang di bidang baja dan petrokimia, serta juga meningkatkan daya potensial perusahaan terkait.
Anggaran tahun ini meningkat 9,6% dibandingkan tahun lalu, sehingga 470,6 miliar won diinvestasikan untuk mengembangkan bahan baku dan suku cadang untuk industri canggih dan strategis termasuk 145,4 miliar won untuk semikonduktor; 88,3 miliar won untuk display; 125,7 miliar won untuk baterai sekunder, dan lainnya.
Anggaran senilai 820,4 miliar won digunakan untuk mendominasi industri potensial di masa depan.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan juga mengumumkan 95 tugas baru yang akan dilakukan oleh perusahaan terpilih sampai bulan April mendatang.
Informasi yang lebih jelas dapat dikonfirmasi di situs dari "Korea Planning & Evaluation Institute of Industrial Technology (srome.keit.re.kr)" dan "Integrated Research Information System; IRIS (www.iris.go.kr)."