CEO Tesla, Elon Musk mengunggah sebuah postingan rekrutmen di akun media sosialnya untuk mencari tenaga ahli semikonduktor dari Korea Selatan.
Pada tanggal 17 Februari, Musk membagikan pengumuman lowongan kerja untuk posisi AI Chip Design Engineer di Tesla Korea, melalui akun X miliknya, disertai dengan 16 emoji bendera Korea Selatan.
Sebelumnya, pada tanggal 15 Februari, Tesla Korea juga telah mengumumkan lowongan pekerjaan untuk mengembangkan chip AI kelas dunia yang akan diproduksi secara massal.
Di tengah meningkatnya investasi global dalam infrastruktur AI, langkah Tesla itu ditafsirkan sebagai upaya untuk menarik talenta dari Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu negara kuat di bidang semikonduktor untuk memperkuat daya saing AI.
Saat ini, Tesla memproduksi chip AI yang dikembangkan sendiri untuk mobil swakemudi dan robot humanoid.
Pada Juli tahun lalu, Tesla menandatangani kontrak pasokan foundry produksi semikonduktor berbasis pesanan senilai 23 triliun won dengan Samsung Electronics, dan memutuskan untuk memproduksi chip AI generasi terbaru, A16, di pabrik Samsung di Taylor, Amerika Serikat.