Pemerintah Korea Selatan akan mengirim perwakilan setingkat duta besar ke pertemuan perdana Dewan Perdamaian Gaza, sebuah badan internasional yang didirikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan bahwa mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Mesir, Kim Yong-hyeon akan menghadiri rapat peluncuran komite yang digelar di Washington, D.C., AS pada hari Kamis (19/02).
Kim sebelumnya menjabat sebagai duta besar untuk Mesir, sehingga ia memiliki pengalaman di kawasan utama Timur Tengah, termasuk Irak.
Pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa pihaknya mendukung upaya Presiden Trump dalam membangun perdamaian di Jalur Gaza dan mempertahankan konsistensi berkontribusi pada stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah serta solusi dua negara bagi Palestina.
Namun, pemerintah masih meninjau secara hati-hati mengenai keanggotaan resmi Dewan Perdamaian Gaza, sehingga kehadiran Korea Selatan hanya sebagai pengamat.
Saat ini, sekitar 20 negara telah mengonfirmasi partisipasi dalam komite perdamaian itu, anataranya, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Israel, Turki, Argentina, dan Indonesia.
Selain itu, Jepang akan mengirim duta besar yang bertanggung jawab atas dukungan rekonstruksi Gaza, sementara empat negara Uni Eropa, yakni Italia, Rumania, Yunani, dan Siprus akan hadir sebagai pengamat.