Korea Utara menampilkan peluncur roket multi-peluru berkapasitas nuklir yang mampu menyerang seluruh Korea Selatan, menjelang Kongres ke-9 Partai Buruh Korea.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Kamis (19/02) mengatakan bahwa upacara peresmian sistem roket 600 milimeter diadakan di Pyongyang pada Rabu (18/02).
Laporan tersebut menampilkan foto dari 50 unit peluncur roket yang berbaris di depan Gedung Kebudayaan 25 April, yang akan menjadi tempat Kongres Partai Buruh ke-9. Laporan menyebutkan bahwa satu perusahaan pasokan militer utama memproduksi 50 unit peluncur roket tersebut dalam dua bulan dan menampilkannya pada kongres partai.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memeriksa peluncur roket tersebut di lokasi, menggambarkannya sebagai senjata terkuat di dunia yang menggabungkan presisi dan daya hancur misil balistik taktis dengan kemampuan tembakan cepat peluncur roket.
Kim tidak meragukan kemampuan serangan terkuat yang diperoleh, sambil berjanji untuk terus memamerkan pencapaian Korea Utara dalam teknologi pertahanan kepada musuh-musuh geopolitiknya.