Korea Selatan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang dibentuk di bawah kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Mesir, Kim Yong-hyeon menjadi wakil pemerintah Korea Selatan dalam pertemuan yang digelar di Washington D.C., pada Kamis (19/02).
Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa pemerintah selama ini telah mendukung upaya proaktif Presiden Trump untuk meningkatkan perdamaian di Jalur Gaza, termasuk berpartisipasi dalam pertemuan peluncuran komite tersebut.
Kementerian juga menegaskan bahwa sebagai masyarakat internasional, pemerintah akan terus berpartisipasi guna mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Korea Selatan menghadiri pertemuan pertama tersebut dengan status sebagai negara pengamat non-anggota.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Park Il, dalam pengarahan rutin pada Kamis (19/02), menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau secara hati-hati dengan mempertimbangkan semua aspek, terkait kemungkinan partisipasi resmi dalam Dewan Perdamaian ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Trump menyebut acara penggalangan dana bantuan akan diselenggarakan oleh Jepang, sehingga diharapkan negara-negara di kawasan, termasuk Korea Selatan, Filipina, dan Singapura, akan turut berpartisipasi.