Komandan Pasukan Amerika Serikat (AS) di Korea (USFK), Jenderal Xavier Brunson menyampaikan penyesalan kepada pemerintah Korea Selatan terkait latihan Angkatan Udara AS di Laut Kuning baru-baru ini.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (24/02), USFK menyebutkan bahwa Brunson telah berbicara langsung melalui telepon dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back. Dalam percakapan tersebut, Brunson menyesalkan keterlambatan pemberian pengarahan kepada menteri serta Ketua Kepala Staf Gabungan (JCS) mengenai latihan tersebut.
Meski demikian, sang komandan menegaskan kembali dalam panggilan telepon itu bahwa pemberitahuan sebelumnya sebenarnya telah disampaikan kepada pihak Korea Selatan.
USFK menyatakan bahwa pihaknya rutin melakukan pelatihan untuk menjaga tingkat kesiapan tertinggi guna memastikan pelaksanaan misi dapat terpenuhi. Mereka menambahkan bahwa pihaknya tidak akan meminta maaf atas upaya menjaga kesiapan tempur tersebut.
Pernyataan ini muncul setelah jet tempur AS dan China terlibat dalam konfrontasi yang jarang terjadi di atas Laut Kuning selama operasi pelatihan Angkatan Udara AS pekan lalu.
Menteri Ahn dilaporkan telah melayangkan protes keras atas latihan tersebut dalam telepon dengan Brunson pada Kamis (19/02) lalu. Ia menyuarakan kekhawatiran atas kegagalan pembagian rincian latihan secara dini yang dianggap krusial bagi koordinasi keamanan.