Pemerintah dan partai berkuasa, Partai Uri Terbuka Korea Selatan akan mendorong tindakan pengendalian konsumsi minyak dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Korea secara bertahap, jika keadaan pemasokan minyak tetap terkendala.
Kedua belah pihak hari Jumat setuju untuk membentuk satuan tim perancang kebijaksanaan energi untuk mempersiapkan tindakan lanjutan dalam penghematan energi secara menyeluruh.
Menurut rencana pemerintah, kalau harga minyak terus naik sampai batas tertentu, pemerintah akan semakin memperketat konsumsi listrik failitas umum dan gedung pemerintah, periklanan melalui lampu neon dan pembatasan pengoperasian kendaraan di jalan raya.
Menteri Perindustrian dan Sumber-sumber alam Korea, Lee Hee-bum menyatakan karena kenaikan harga minyak internasional nampaknya akan tetap berlanjut, maka kebijaksanaan pemerintah di bidang energi dalam jangka menengah dan panjang juga perlu dirubah.
Sementara itu, pemerintah Korea Selatan akan membahas cara kerjasama, untuk keamanan energi di kawasan Asia Timur Laut di forum minyak Korea Selatan, Cina dan Jepang yang diadakan di Seoul dari muali tanggal 21 September selama 2 hari.