Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

KTT Korsel, Amerika Serikat, dan Jepang

#Isu Sepekan l 2022-07-02

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Korea Selatan, Amerika Serikat (AS), dan Jepang selesai menggelar konferensi tingkat tinggi trilateral di Madrid, Spanyol pada Rabu (29/06) dan sepakat untuk memperkuat kerja sama antar ketiga negara dalam menangani ancaman nuklir dan rudal Korea Utara. KTT Trilateral ini merupakan yang pertama kalinya dalam 4 tahun dan 9 bulan terakhir.


Presiden AS, Joe Biden berharap kerja sama Korea Selatan, AS, dan Jepang dapat semakin kuat karena kerja sama trilateral penting dalam mewujudkan sasaran bersama di Indo Pasifik termasuk proses denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea. 


Presiden Yoon Suk Yeol juga mengatakan bahwa ancaman nuklir dan rudal Korea Utara semakin serius di tengah peningkatan ketidakstabilan dunia sehingga kerja sama trilateral pun menjadi penting. Ditambahkannya, pertemuan ketiga negara itu memperlihatkan tekad ketiga negara untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah regional dan global. 


Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pun mengatakan, jika Korea Utara melakukan uji coba nuklir, maka Korea Selatan, AS, dan Jepang secara bersama akan menanggulanginya termasuk dengan cara menggelar latihan militer bersama. 


Presiden Yoon juga menghadiri KTT Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk pertamakalinya sebagai presiden Korea Selatan sebagai undangan bersama Jepang, Selandia Baru, dan Australia. Presiden Yoon pun melakukan kegiatan diplomasi yang aktif selama KTT NATO.


Presiden Yoon, dalam pidatonya di KTT NATO juga meminta kolaborasi dan dukungan NATO beserta negara-negara mitranya terkait program nuklir dan rudal Korea Utara yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB dan juga menjadi tantangan besar bagi Semenanjung Korea maupun masyarakat internasional.


Di sela-sela KTT NATO ini berlangsung, Presiden Yoon juga menggelar beberapa pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Prancis, Inggris, Australia, dan negara penting lainnya terkait beberapa isu terpadu. Misalnya isu hidrogen hijau dan kerja sama untuk masalah nuklir Korea Utara yang dibahas dalam pertemuan dengan Australia, isu rantai pasokan semikonduktor dibicarakan bersama Perdana Menteri Belanda, isu pembangkit listrik tenaga nuklir dibahas dengan Inggris, Prancis, dan Polandia, dan sebagainya.


Kantor Kepresidenan Korea Selatan menilai bahwa KTT Korea Selatan, AS, dan Jepang, yang diadakan untuk pertama kali dalam lima tahun terakhir tersebut menjadi kesempatan untuk memulihkan kerja sama keamanan antar ketiga negara. Seiring dengan ini, partisipasi Presiden Yoon dalam KTT NATO juga dinilai sebagai langkah untuk mewujudkan gagasan 'diplomasi nilai' untuk mengupayakan kerja sama dengan negara-negara yang berbagi nilai dengan Korea Selatan di luar batas kawasan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >