Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Ekonomi

Anggaran Belanja Negara Korsel 2022, Terbesar dalam Sejarah

#Isu Bisnis l 2021-09-06

Dunia Bisnis

ⓒ Getty Images Bank

Pemerintah Korea Selatan mengalokasikan anggaran belanja negara untuk tahun depan senilai 604,4 triliun won. Jumlah itu merupakan yang tebesar dalam sejarah, meningkat 46,4 triliun won atau 8,3 persen dibandingkan anggaran tahun ini. Pemerintah memperkirakan kondisi ekonomi tahun depan akan cepat pulih dan penyediaan anggaran terbesar kali ini bertujuan untuk menghilangkan polarisasi ekonomi dan menyediakan daya gerak pertumbuhan. Namun, akibat peningkatan jumlah anggaran belanja negara selama beberapa tahun terakhir, utang negara juga turut meningkat. 


Ada pihak yang mengkritik peningkatan jumlah anggaran setiap tahun yang sangat tajam. Rasio peningkatan total pengeluaran sejak tahun 2019 lalu terus mencapai lebih dari 8 persen, dan besaran total pengeluaran juga meningkat sebesar 200 triliun won dalam 4 tahun. Akibatnya, kondisi kas negara semakin memburuk. Pendapatan nasional, termasuk pajak, pada tahun depan diperkirakan mencapai 548 triliun won. Namun pengeluaran diperkirakan mencapai lebih 604 triliun won, sehingga defisit terus berlangsung selama 3 tahun berturut-turut. Memang, kebijakan anggaran ekspansif bisa dipahami di dalam situasi krisis, namun banyak yang mengkhwatirkan  apabila terjadi krisis lain yang tidak diduga di tahun 2022 mendatang. Apabila rancangan anggran tahun depan diloloskan, maka jumlah utang negara akan mencapai 1.068,3 triliun won atau 50,2 persen dibandingkan PDB. Hal itu memunculkan kekhawatiran akan kesehatan fiskal negara. Dengan kata lain, setiap satu orang warga Korea Selatan memikul utang negara sebesar 20,61 juta won. Akibat kekhwatiran yang semakin besar, pemerintah Korea Selatan menyatakan pihaknya akan menurunkan rasio peningkatan anggaran belanja ke bawah 5 persen mulai tahun 2023 mendatang. 


Peningkatan utang negara berpengaruh negatif pada tingkat kredit negara dan memberikan beban besar kepada masyarakat. Anggaran super besar kali ini terpaksa disediakan untuk mengatasi krisis akibat pandemi COVID-19, sehingga diharapkan adanya pembahasan produktif untuk memaksimalkan dampak penyediaan anggaran tersebut ke depannya. 

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >