Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Airpocalypse

#Istilah Ekonomi Minggu Ini l 2019-04-15

Dunia Bisnis

© Getty Images Bank

Masyarakat Korea Selatan terbiasa untuk mengadakan piknik pada bulan April, namun akhir-akhir ini suasananya kurang memadai akibat debu halus. Sejalan dengan masalah polusi udara yang semakin serius, keprihatinan atas airpocalypse juga turut meningkat. 


Airpocalypse adalah kata baru yang menggabungkan 'air' yang diartikan 'udara' dan apocalypse yang diartikan 'kiamat,' sehingga kata itu berarti bencana besar yang muncul akibat polusi udara. 


Harian Inggris 'Financial Times' mulai menggunakan istilah 'airpocalypse' untuk pertama kalinya pada tahun 2013 lalu untuk mengekspresikan situasi polusi udara yang serius di China. Saat ini, media Korea Selatan juga sering menggunakan kata itu untuk memberikan peringatan atas keseriusan masalah debu halus di Korea Selatan.


Lembaga Penelitian Ekonomi Hyundai menganalisa bahwa biaya kerugian ekonomi akibat debu halus pada tahun lalu mencapai 4 triliun 23 miliar won. Pemerintah Korea Selatan menyediakan anggaran belanja negara tambahan senilai dua triliun won untuk menyediakan langkah terkait debu halus. Keseriusan debu halus harus ditangani secara internasional. Mudah-mudahan, seluruh warga masyarakat dapat melepaskan rasa takut terhadap 'airpocalypse' setelah bersama-sama memecahkan masalah polusi udara.

Pilihan Editor