Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Internasional

Kelompok Sipil di Jerman Protes Perintah Pembongkaran Patung Peringatan Korban Perbudakan Syahwat Jepang

Write: 2020-10-12 15:00:15Update: 2020-10-12 18:41:49

Photo : YONHAP News

Sebuah kelompok sipil di Jerman berencana untuk mengambil langkah hukum terhadap perintah otoritas Jerman untuk membongkar sebuah patung di Berlin yang memperingati korban perbudakan syahwat di masa penjajahan Jepang.
 
Menurut sumber di Jerman pada hari Minggu (11/10/20) waktu setempat, Korea Verband pada hari Senin (12/10/20) akan menyerahkan sebuah perintah ke Pengadilan Administratif Berlin untuk menangguhkan pelaksanaan perintah tersebut.
 
Distrik Mitte memerintahkan pembongkaran patung itu pada hari Rabu (07/10/20) lalu, hanya sembilan hari setelah diresmikan. Perintah tersebut datang setelah Jepang mengangkat masalah terkait patung tersebut dan meminta pemerintah Jerman untuk membongkarnya.
 
Distrik Mitte ingin agar patung itu dipindahkan pada hari Rabu (14/10/20) ini dan berencana untuk membongkarnya secara paksa jika tidak dilakukan secara sukarela.
 
Sebuah kampanye yang menentang pembongkaran patung tersebut saat ini sedang berlangsung di Jerman. Hingga Minggu sore, hampir 1.770 orang telah menandatangani petisi online untuk mendukung perjuangan tersebut.
 
Istri mantan kanselir Jerman, Gerhard Schroeder, yang bernama Kim So-yeon, mengatakan dalam sebuah surat kepada bupati Mitte yang diunggah ke Facebook, bahwa dia dan suaminya meminta distrik tersebut untuk membatalkan perintah pembongkaran patung tersebut.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >