Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Gaya Hidup

Aturan SELPPY

2019-02-11

Annyeonghasimnika, Inilah Seoul

© Getty Images Bank

Saat ini di Korea Selatan semakin banyak jumlah rumah tangga yang terdiri atas satu orang. Jumlah tersebut hampir mencapai 30 persen dan terdiri atas mereka yang ingin fokus untuk hidup mandiri dan lebih mencintai diri sendiri. Sejumlah institut penelitian sosial dan media mendefinisikan tren tersebut dengan istilah ‘SELPPY’.


Jika mendengar kata SELPPY, mungkin Anda terbayang ‘Selfie’ atau kegiatan memotret diri sendiri. Akan tetapi, istilah yang menjadi kata kunci Korea Selatan di tahun siho babi emas ini bukan ‘selfie’ melainkan SEPPY dengan ejaannya, S E P P Y. 


Istilah ini berasal dari dua kata bahasa Inggris, yakni ‘self’ dan ‘happy’. Artinya, mereka lebih mementingkan kebahagiaan dalam hidup, sehingga semua kegiatan, termasuk konsumsi akan dilakukan atas dasar rasa bahagia.


Ejaan SELPPY masing-masing dapat dimaknai, dalam beberapa hal.


S adalah Socie'Ga'ty dari 'Society' yang bermakna ‘masyarakat’ dan ‘Ga’ dari tulisan China yang bermakna ‘keluaraga’. S menyatakan gejala sosial perubahan pikiran jenis kelamin yang meluas dari rumah tangga ke masyarakat. Peran jenis kelamin yang sebelumnya telah baku di masyarakat menjadi bergeser ke sisi yang lebih bebas dan fleksibel. Sebagai contohnya, saat ini cukup wajar jika seorang ayah aktif mengasuh anak sementara sang ibu melakukan aktivitas karirnya. 


E adalah 'emoticonsumer' dari ‘emotion’ yang bermakna ‘perasaan’ dan ‘consumer’ yang bermakna ‘konsumen’. Mereka ingin merasakan suatu perasaan secara tidak langsung dari pengalaman orang lain dan meminimalkan perasaan tidak nyaman.


L adalah ‘LAN Seonguja’ dari kabel internet ‘LAN’ dan ‘seonguja’ yang bermakna, ‘pelopor’ atau individu yang menciptakan ide-ide baru yang akan memimpin pasar konsumsi.


P adalah ‘past is new’ yang dimaknai ‘hal yang kuno adalah hal baru’. Kebudayaan atau konten yang pernah terkenal di masa lalu, seperti baju-baju vintage, akan dimodifikasi dan dinikmati oleh kaum muda yang lebih menikmati hal baru dan unik. 


P berikutnya adalah ‘PlatFun’ dari kata ‘platform’ dan ‘fun’. Maksudnya, platform yang sudah ada, seperti restauran atau kafe akan dinikmati sebagai tempat bersosialisasi yang ditambah dengan unsur menarik untuk menyediakan pengalaman tersendiri.


Y adalah You Sim dari kata Inggris ‘You’ dan tulisan Cina ‘Sim’ yang bermakan ‘hati’. Artinya, ‘hati Anda’ dan bermaksud, ‘lakukanlah semua hal sesuai dengan kemauan hati’. 


Generasi usia 20-30an menemukan makna hidupnya berdasarkan standar yang ditetapkan masing-masing individu, bukan dari norma masyarakat yang biasanya bersifat baku. Hal yang penting bagi mereka adalah rasa bahagian masing-masing.


Dengan demikian, tahun 2019 masyarakat Korea Selatan akan fokus pada kebahagiaan individu dan pengaruh individu akan semakin besar. Masyarakat dan pasar akan bergerak sesuai dengan upaya individu untuk menemukan kebahagiaan mereka di tahun ini.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >