Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Menlu AS Mike Pompeo Mengunjungi Korut

#Ulasan Hari Ini l 2018-10-03

Warta Berita

ⓒKBS News

AS dan Korea Utara kembali bernegosiasi. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo akan mengunjungi Korea Utara pada tgl.7 Oktober untuk bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Banyak pihak yang memperhatikan apakah kedua pihak melakukan ‘big deal’ terkait denuklirisasi dan dapat membuka KTT kedua antara Korea Utara dan AS.


Kunjungan Menteri Pompeo ke Korea Utara ini memiliki makna tersendiri, karena hal ini menjadi sinyal untuk mengatur proses denuklirisasi antara kedua pihak. Sebelumnya pada akhir bulan Agustus, Menteri Pompeo berencana mengunjungi Korea Utara, namun jadwal kunjungan itu dibatalkan keesokan hari setelah pengumumannya. Presiden Trump membatalkan rencana itu karena langkah denuklirisasi yang diambil Korea Utara tidak memadai. Dari sisi itu, kunjungan Pompeo kali ini ditafsirkan telah mempunyai suatu kemajuan khusus diantara kedua negara. 


Banyak pihak yang memperkirakan kunci kesuksesan kunjungan Pompeo ke Korea Utara berhubungan dengan ‘plus alpha.’ ‘Plus alpha’ berarti pesan tertutup yang disampaikan oleh Kim Jong-un kepada Presiden Trump melalui tangan Presiden Moon Jae-in. 


Pada tanggal 25 September, sehari setelah KTT antara Korea Selatan dan AS, Menteri Pompeo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho. Di pertemuan tersebut, Menteri Pompeo menerima undangan Kim Jong-un atas kunjungannya ke Pyongyang.  


Hingga saat ini, AS terus meminta langkah denuklirisasi yang lebih praktis kepada Korea Utara, namun Korea Utara lebih dulu meminta pengeluaran deklarasi berakhirnya perang dan peredaan sanksi terhadap mereka. Karenanya, kunjungan Pompeo ke Korea Utara kali ini berarti masing-masing telah menyediakan syarat untuk mengatur pernyataan kedua pihak. Karenanya, apabila pembukaan KTT kedua antara Korea Utara dan AS dapat terwujud, dapat dikatakan kunjungan Pompeo kali ini membuahkan hasil. 


Sedangkan, ada pihak yang berpendapat hubungan antara Korea Utara dan AS menjadi lebih rumit dan buruk jika Pompeo tidak menemukan titik terang dalam kunjungan kali ini. Belakangan ini, Korea Utara terus mengeluarkan pernyataan keras yang mengemukakan bahwa mereka tidak akan melucuti senjata nuklir secara sepihak tanpa kepercayaan terhadap AS. Pernyataan itu mungkin menjadi api dalam sekam dalam proses pertemuan.

Pilihan Editor