Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Apple iTunes masuk ke dalam televisi pintar Samsung

#Ulasan Hari Ini l 2019-01-07

Warta Berita

ⓒKBS News

Samsung Electronics dan Apple menarik perhatian dengan membangun sistem kolaborasi setelah tujuh tahun terlibat konflik perang paten. Perusahaan Samsung Electronis dan Apple sampai saat ini sebenarnya  terlibat krisis, termasuk revisi kinerja penurunan.


Kedua perusahaan terlibat sengketa paten secara sengit sejak tahun 2011. Hal itu bermula saat Samsung Galaxy dituduh melanggar hak paten Apple dengan menyalin beberapa desain fitur. Pada tahun 2012, pengadilan AS memenangkan Appel dan menghukum Samsung dengan membayar ganti rugi 1,05 milir dolar. Namun nilai kompensasi terakhir turun menjadi sampai 539 juta dolar pada bulan Mei 2018, melalui hasil banding dari Samsung. Satu bulan kemudian pada bulan Juni, keduanya sepakat untuk menuntaskan sengketa paten tersebut. Kedua pihak pada akhirnya menarik tuntutuan masing-masing dan sepakat untuk tidak melakukan gugatan tambahan.


Dalam situasi tersebut, mulai awal tahun baru industri teknologi global terlibat krisis, termasuk apa yang disebut ‘Apple Shock’. Apple shock merujuk pada munculnya fluktuasi pasar keuangan global sejalan dengan revisi proyeksi kinerja Apple yang menurun. Pada tgl.2 Januari, pihak Apple menyatakan revisi pertumbuhan pada kuartal pertama fiskal tahun ini turun ke level 5-9%, karena perlambatan penjualan di China.


Apple Shock berdampak besar pada bursa saham Korea dan nilai KOSPI pada tgl.3 Januari sempat merosot ke bawah angka 2.000 dalam dua tahun. Revisi penurunan kinerja Apple kemungkinan besar mencerminkan pencapaian industri TI domestik. Apple adalah perusahaan konsumsi semikonduktor dan suku cadang terbesar di dunia. Perusahaan besar domesik sangat bergantung pada Apple tersebut, seperti porsi Samsung sebesar 6 persen, LG Display 32 persen dan SK Hynix 13 persen.


Prospek pasar semikonduktor Korea Selatan suram karena kelebihan pasokan dikhawatirkan akan menyebabkan anjloknya harga barang. Oleh karena itu, perkiraan kinerja di kuartal keempat tahun 2018 dari Samsung Electronics dan SK Hynix telah diturunkan. Kinerja semikonduktor berkaitan erat dengan pencapaian ekonomi Korea Selatan. Porsi ekspor semikonduktor bahkan menguasai lebih dari 20 persen dari jumlah total ekspor Korea Selatan tahun lalu.

Pilihan Editor