Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

© Getty Images Bank

‘Generasi Z’ adalah generasi yang didefenisikan sebagai orang-orang yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1995 sampai 2000-an. Mereka adalah anak muda berusia awal 20-an tahun yang saat ini dapat dikenali dengan ciri khas khususnya. Dalam kesempatan ini kita akan memperkenalkan istilah Gachuigwan yang menggambarkan karakterisasi generasi Z di Korea Selatan saat ini.


Generasi Z pada umumnya tidak mengerti mengapa mereka harus menghabiskan waktu dengan teman-teman yang mempunyai selera yang tidak cocok dengan mereka. Jadi, mereka menikmati hubungan pertemanan atau pergaulan dengan santai dan ringan.


Walaupun bisa berkumpul dengan teman-teman yang memiliki selera yang sama, mereka lebih menyukai hubungan yang ringan dan pergaulan yang tidak ketat atau terlalu akrab.


Ciri khas dan pendapat generasi Z adalah menikmati kesendirian, namun sering merasakan kejenuhan. Hali ini sering disebut dengan istilah gachuigwan. Istilah itu dibuat dari bunyi pertama dari tiga kata yang menggambarkan karakter mereka, yakni ga dari kata ‘가벼운 (gabyeoun)’ yang bermakna ‘ringan’, chui dari kata ‘취향위주 (chihyangwuiju)’ yang bermakna ‘mementingkan selera’, dan gwan dari kata ‘관계(gwangye)’ yang bermakna ‘hubungan’. 


Generasi yang lebih berumur biasanya berkumpul dan bergaul sesuai dengan hobi, daerah asal, dan pengalaman saat mereka berusia 20-an. Karena berdasarkan kesamaan khusus, hubungan relasi sesama anggota terasa lebih akrab dan dalam. 


Sedangkan generasi Z cenderung menggemari pergaulan yang tidak terlalu akrab dan berdasarkan selera individu dari pada relasi dengan anggota lainnya.


Kecenderungan generasi Z dapat dilihat dalam kehidupan kampus mereka. Misalnya, kelompok pecinta pancake strawberry yang dibuat oleh mereka yang sama-sama gemar mencicipi pancake strawberry. Mereka hanya berkumpul untuk makan pancake strawberry saja.


Satu contoh lain, kelompok orang yang suka memberi makanan kepada kucing yang tidak dipelihara. Mereka menyukai kucing dan merasa kasihan kepada kucing liar, sehingga berkumpul dan memberikan makanan pada kucing-kucing di jalan.


Pada umumnya, generasi senior setelah bertemu akan melanjutkannya dengan acara minum-minum bersama. 


Namun, generasi Z hanya ingin berkumpul dengan orang yang mempunyai selera yang sama, dan hal yang penting bagi mereka adalah kegembiraan dalam pertemuan mereka.


Mereka hanya akan makan-makan atau minum bersama saat menemukan kecocokan satu sama lain dan tidak akan memberikan komentar buruk atau kritik karena pertemanan mereka hanya didasarkan pada satu kesenangan saja, tidak sampai akrab dan mendalam seperti sahabat lama. 


Hubungan pertemanan dan pergaulan generazi Z bersifat sangat ringan, seperti stiker yang mudah ditempel dan dicabut.

Pilihan Editor