Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pengangguran Korea Selatan Terburuk dalam Kurun Waktu 19 Tahun Terakhir

#Isu Sepekan l 2019-05-18

Warta Berita

ⓒKBS News

Pengangguran pada bulan April 2019 di Korea Selatan tercatat pada angka 4,4% dan merupakan rekor tertinggi dalam kurun waktu 19 tahun terakhir. Peningkatan jumlah pekerja baru juga ikut turun di bawah 200 ribu orang dengan mencatat 171 ribu orang.


Badan Statistik Nasional Korea Selatan mengumumkan ‘Tren Perekrutan Bulan April’ pada tanggal 15 Mei. Menurut laporan tersebut, jumlah pekerja baru di bulan April mencatat 27.038.000 orang, meningkat 171.000 orang dibandingkan tahun lalu. Peningkatan jumlah pekerja baru dipertahankan di kisaran 200-300 ribu orang hingga Januari tahun lalu. Namun, angka itu turun menjadi 104.000 orang pada bulan Februari tahun lalu kemudian menjadi 19.000 orang pada Januari tahun ini. Pada bulan Februari dan Maret tahun ini tampak adanya pemulihan, namun kembali turun ke angka di bawah 100.000 orang pada April lalu.


Menurut jenis usaha, jumlah pekerja baru meningkat di bidang kesehatan, kesejahteraan sosial, layanan pendidikan dan teknologi. Namun, di bidang usaha grosir dan eceran terdapat penurunan perekrutan hingga 70 ribu orang. Penurunan drastis pada jumlah pekerja baru dirasakan di bidang usaha penyewaan bangunan, pengelolaan fasilitas, dan manufaktur, dengan penurunan masing-masing sekitar 50 ribu orang.


Menurut usia, jumlah pekerja baru meningkat sebanyak 335 ribu orang di kaum berusia 60-an ke atas, 65 ribu orang di kaum usia 50-an tahun, 21 ribu orang di kaum usia 20-an tahun. Sedangkan pekerja baru di rentang usia 30-an dan 40-an tahun, masing-masing menurun sebanyak 90 ribu dan 187 ribu orang. Badan Statistik Nasional Korea Selatan menjelaskan penurunan jumlah pekerja baru di kalangan 30-an dan 40-an tahun ini diakibatkan turunnya jumlah penduduk pada usia itu dan penurunan pekerja baru di bidang usaha manufaktur.


Perekrutan untuk umur 15-64 yang menjadi standar Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mencatat 66,5% dan turun 0,1% poin.


Jumlah pengangguran di bulan April tercatat sebanyak 124.500 orang dan meningkat 84 ribu orang dibandingkan tahun lalu. Pengangguran mencatat 4,4%, dan naik sebanyak 0,3% poin. Jumlah pengangguran juga ternyata tercatat terbanyak sejak tahun 1999, saat penghitungan statistik terkait mulai dilakukan. Pengangguran juga termasuk yang tertinggi sejak bulan April 2000. Terutama pengangguran pemuda di rentang usia 15-29 tahun tercatat hingga 11,5%, naik 0,8 % poin dibandingkan tahun lalu.


Badan Statistik Nasional Korea Selatan menerangkan bahwa jumlah pengangguran meningkat karena pendaftaran peserta ujian pegawai negeri daerah ditunda ke bulan April dari semula di bulan Maret.


Sementara itu, pemerintah menilai kualitas perekrutan sedang membaik meskipun ada penurunan jumlah pekerja baru berusia 30 dan 40-an tahun dan kondisi perekrutan yang tidak stabil. Pemerintah menyatakan pihaknya berupaya untuk memperbaiki kondisi perekonomian dan perekrutan jika rancangan anggaran tambahan diloloskan oleh parlemen dalam bulan Mei.


Namun, sebagian pihak bersikeras bahwa prinsip kebijakan pemerintah seharusnya diubah karena peningkatan kesempatan kerja bagi lansia dan pekerjaan jangka waktu pendek tidak boleh dianggap sebagai ‘perekrutan yang sebenarnya’.

Pilihan Editor