Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Bank Korea Utara

#Mengenal Korea Utara l 2019-10-03

Selangkah Satu Korea

© KBS

Di Korea Utara, tidak ada perbedaan yang jelas antara keuangan dan perbendaharaan nasional, karena negaranya mengontrol keuangan dan mendistribusikan uang sesuai dengan rencananya sendiri. 


Bank-bank Korea Utara bukanlah untuk bisnis perbankan individu, seperti menyetor atau mengambil pinjaman uang. Sebaliknya, tugas utama bank itu adalah mengendalikan keseluruhan ekonomi melalui kebijakan dan keuangan perusahaan, serta menangani dana kepemimpinan Korea Utara. Tentunya, bank sentral memainkan peranan untuk memperlancar aliran dana dengan menyerap likuiditas dan juga melakukan bisnis asuransi melalui kantor cabang regionalnya. Tetapi kekurangan dana di bank Korea Utara membuat nasabah lebih sulit untuk mengambil uang, dan bank secara luas dianggap sebagai sarana pengerahan sumber dana yang dibutuhkan dalam rencana fiskal nasional. 


Demikian pula penduduk setempat yang justru ragu untuk menyimpan uang mereka di bank. Perekonomian Korea Utara yang direncanakan secara terpusat, lumpuh pada tahun 1990-an. Sejak saat itu, keuangan swasta tidak bisa diselesaikan oleh bank sentral. Dimulai dengan rentenir, pemberi pinjaman uang swasta kemudian memperluas bisnis mereka ke dalam transaksi valuta asing individu untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi nilai kurs mata uang. 


Namun keuangan swasta telah menimbulkan beberapa dampak negatif, sehingga layanan tranksaksi bank resmi telah kembali dipulihkan di Korea Utara belakangan ini. Otoritas Korea Utara juga tertarik untuk mereformasi sektor keuangan, dan beberapa unsur bank komersial tengah diperkenalkan di negara komunis tersebut, meski belum terdapat bank komersial resmi. Bank-bank Korea Utara mencoba perubahan untuk pertumbuhan ekonomi negaranya.

Pilihan Editor