Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Kimchi Manjakan Lidah Masyarakat Internasional

#Isu Sepekan l 2020-07-25

Warta Berita

ⓒ Getty Images Bank

Makanan khas Korea, Kimchi memanjakan lidah masyarakat internasional. Ekspor Kimchi terus meningkat setiap tahunnya hingga jumlah ekspornya untuk semester pertama tahun ini telah mencapai 70 persen dari jumlah ekspor Kimchi tahun lalu. 


Menurut informasi ekspor produk makanan dan pertanian dari Perusahaan Perdagangan Agro Perikanan dan Makanan Korea (aT), jumlah ekspor Kimchi untuk semester pertama tahun 2020 adalah 20.259 ton atau 68,3 persen dari jumlah ekspor tahun lalu.


Kimchi biasanya diekspor ke Jepang, Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, dan Taiwan. Jepang merupakan pengimpor terbesar Kimchi, dengan jumlah ekspor mencapai 15.949 ton pada tahun lalu dan 10.349 ton di semester pertama tahun ini. Jepang menguasai setengah dari jumlah ekspor Kimchi.


Perusahaan eksportir Kimchi yang utama di Korea Selatan adalah Daesang, CJ Cheil Jedang, dan Pulmuone. Produk Kimchi yang paling banyak diekspor adalah Chongga Kimchi dari Daesang. Volume ekspornya meningkat setiap tahunnya, dari 26 juta dolar AS pada tahun 2015 hingga mencapai 43 juta dolar AS pada tahun 2019. Di semester pertama tahun ini, ekspor Chongga Kimchi telah mencapai sekitar 30 juta dolar AS. Jumlah itu mencapai 41 persen dari jumlah total ekspor Korea Selatan. Daesang mengekspor Kimchi-nya ke 40 negara. Dengan targetnya agar Kimchi mendunia, Daesang mengoperasikan pabriknya di China pada Agustus mendatang dan juga membangun pabrik Kimchi di AS dalam tahun ini.


Sementara itu, CJ Cheil Jedang mengekspor produk Bibigo Poggi Kimchi ke berbagai negara seperti AS, Singapura, Uni Eropa, dan Thailand. Sejak tahun 2018, CJ memproduksi Kimchi di Vietnam sesuai selera konsumen setempat. CJ menyatakan ekspornya meningkat 30 persen pada semester pertama tahun ini dan penjualannya di AS juga meningkat tajam.


Tidak terkecuali, Pulmuone menjual Kimchi-nya dengan merek Nasoya Kimchi di lebih dari 10 ribu toko di AS.


Di masa lalu, konsumen Kimchi di luar negeri adalah warga Korea yang tinggal di negara itu, tapi kini warga setempat ikut mengonsumsinya berkat manfaat kesehatan yang dimiliki oleh Kimchi. Kimchi semakin diperhatikan oleh banyak orang sebagai makanan sehat di tengah pandemi COVID-19.


Kimchi adalah “makanan yang hidup” yang mengalami perubahan rasa dalam proses fermentasinya. Kimchi adalah makanan yang baik untuk kesehatan, tetapi sulit dalam hal penyimpanan dan distribusinya. Namun, belakangan ini teknologi pengemasan dan penyimpanan serta pengiriman semakin maju sehingga kondisi dan rasa Kimchi dapat dipertahankan dalam waktu lama. Hal itu memungkinkan Kimchi diekspor ke seluruh dunia. 

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >