Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Rasio Utang Negara Korsel Diprediksi Naik Dua Kali Lipat dalam 40 Tahun ke Depan

#Isu Sepekan l 2020-09-05

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan merilis prediksi keuangan negara jangka panjang periode tahun 2020-2060 pada tanggal 2 September. Menurut laporan tersebut, rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2060 akan naik dua kali lipat dari saat ini.


Pemerintah Korea Selatan wajib membuat prediksi keuangan negara jangka panjang setiap lima tahun dan kemudian melaporkannya ke Majelis Nasional. Laporan itu menunjukkan prediksi berdasarkan tiga skenario, jika menanggulanginya tanpa kebijakan, dari segi populasi, dan dari segi rasio pertumbuhan ekonomi.


Jika menanggulanginya tanpa kebijakan, rasio utang negara menjadi 81,8 persen pada tahun 2060, dua kali lipat daripada tahun 2020. Hal itu dikarenakan penurunan populasi dan rasio pertumbuhan, sedangkan pengeluaran negara akan mengalami peningkatan.


Jika pemerintah menangani masalah penurunan populasi dengan aktif, rasio utang negara diperkirakan akan menjadi 79,7 persen pada tahun 2060. Kemudian, jika pemerintah berhasil meningkatkan produktivitas, rasio utang negara akan naik sampai 64,5 persen. Selain itu, jika pemerintah melaksanakan kebijakan tentang penghasilan dan pengeluaran masyarakat, rasio utang negara akan berada di angka 55,1 persen.


Berdasarkan skenario tersebut, pemerintah Korea Selatan menyatakan akan mengontrol rasio utang negara di kisaran 60 persen.


Jika pemerintah tidak berhasil menangani tren penurunan penduduk dengan baik, jumlah penduduk diprediksi dapat turun hingga 8,94 juta orang, dengan jumlah penduduk berusia produktif turun mencapai 16,78 juta orang pada tahun 2060. Sementara jika mampu ditangani dengan baik, jumlah penurunan penduduk hanya akan berhenti di kisaran 3,84 juta orang, dengan jumlah penduduk berusia produktif turun 14,03 juta orang.


Sementara itu jika pemerintah tidak mengambil tindakan apapun, rasio pertumbuhan ekonomi rill akan turun rata-rata 0,5 persen per tahun pada periode tahun 2050-2060. Sebaliknya jika menanggulanginya dengan aktif, maka diprediksi rata-rata pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 2,3 persen pada periode yang sama.


Berdasarkan asumsi itu, pemerintah meramalkan akan kehabisan modal dalam empat layanan asuransi nasional, yang dimulai pada tahun 2041 hingga tahun 2056.


Untuk mencegah kenaikan rasio utang negara, pemerintah berencana menyediakan peraturan keuangan untuk pendapatan, pengeluaran, neraca keuangan, dan utang negara. Selain itu, layanan asuransi nasional perlu diperbaiki dengan meningkatkan rasio beban masyarakat.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >