Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

COVID-19 dengan Hari Raya Chuseok

#Isu Sepekan l 2020-10-03

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Chuseok merupakan salah satu hari raya terbesar Korea Selatan, tapi tahun ini masyarakat Korea Selatan merayakannya dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya, seiring pentingnya langkah pencegahan pandemi. Pemerintah Korea Selatan sendiri telah memberlakukan langkah penanggulangan khusus terkait Hari Raya Chuseok selama dua minggu sejak tanggal 28 September. Hal ini menyebabkan jumlah pemudik yang amat turun di tahun ini.


Chuseok adalah hari untuk berterima kasih akan hasil panen dan leluhur. Oleh karena itu, semua anggota keluarga biasanya berkumpul lalu melakukan acara ritual dan melakukan ziarah ke makam leluhur. Biasanya jalan tol sangat macet pada awal dan akhir liburan hari raya Chuseok karena banyak penduduk Korea yang pulang ke kampung masing-masing untuk merayakan Chuseok bersama keluarga dan kerabat.


Akan tetapi, tahun ini Chuseok dirayakan tanpa tatap muka akibat COVID-19. Pemerintah juga meminta masyarakat agar tidak mudik dan berziarah. Di pedesaan seluruh Korea Selatan, terdapat spanduk dengan pesan agar anak-anaknya tidak pulang pada hari raya, dan bukan lagi ucapan selamat datang seperti biasanya.


Pemerintah meminta masyarakat menahan diri untuk tidak mudik karena khawatir penyebaran COVID-19 selama bercengkerama di masa Chuseok. Selain itu, COVID-19 juga sangat berbahaya bagi kaum lansia yang dikunjungi di kampung halaman.


Larangan mudik ini kemudian meningkatkan jumlah lalu lintas wisatawan domestik. Mereka yang tidak mudik akhirnya memilih untuk berlibur ke daerah Gangwon dan Pulau Jeju dalam liburan Chuseok yang cukup panjang tahun ini.


Di sisi yang lain, para pedagang juga menderita kesulitan karena penjualan yang rendah sejak ada kasus COVID-19. Perayaan Chuseok yang biasanya menambah keuntungan, tahun ini melahirkan hasil sebaliknya.


Oleh karena itu, pemerintah akhirnya menyediakan anggaran tambahan keempat yang belum pernah ada dalam sejarah Korea Selatan untuk membantu para pedagang tersebut. Walau bantuan pemerintah itu dapat berguna untuk sementara, tapi tidak dapat menjadi solusi permanen selama pandemi COVID-19 masih berlangsung.

 

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dalam ucapan hari raya Chuseok tahun 2020 memberikan semangat dengan menyampaikan bahwa hari normal yang berharga akan datang. Kini hari normal menjadi harapan semua insan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >