Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Pidato Presiden Moon di Majelis Nasional Korsel

#Isu Sepekan l 2020-10-31

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dalam pidatonya di parlemen tentang rencana anggaran tahun depan, telah berjanji untuk mengerahkan langkah-langkah yang agresif demi menghidupkan kembali perekonomian Korea Selatan.


Kebanyakan isi dari pidato Moon tersebut berkaitan dengan isu ekonomi. Moon mengidentifikasi krisis ekonomi akibat COVID-19 sebagai krisis ekonomi dunia yang belum pernah ada sebelumnya. Moon kemudian menegaskan tekad kuatnya untuk melaksanakan kebijakan “New Deal Gaya Korea” sembari mengatakan Korea Selatan akan memiliki kesempatan untuk melompat menjadi negara maju setelah mengatasi krisis COVID-19.


Moon menuturkan bahwa pemerintah Korea Selatan berfokus pada pemulihan ekonomi yang kuat dan cepat tahun depan untuk mengaktifkan perekonomian Korea Selatan, sehingga anggaran tahun depan sebesar 555,8 triliun won akan menjadi anggaran untuk membuat Korea Selatan melompat menjadi negara maju.


Moon menyatakan bahwa anggaran tahun depan mengutamakan pertahanan ketenagakerjaan dan penciptaan peluang kerja dengan memperkenalkan sejumlah kebijakan baru.


Dalam pidato Moon kali ini, sebutan tentang reformasi institut kekuasaan relatif berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dia hanya berharap parlemen dapat segera menyelesaikan proses peluncuran Badan Investigasi Tindak Kriminal Pejabat Tinggi Negara.


Moon juga tidak banyak berkata tentang proses perdamaian Semenanjung Korea dan hanya menyebut idenya tentang koalisi nyawa dan keselamatan antar-Korea untuk mengatasi bencana alam dan penyakit menular.


Mengenai kasus tembak mati seorang aparatur sipil negara (ASN) Korea Selatan oleh militer Korea Utara di perbatasan baru-baru ini, Moon menilai kasus itu menjadi kesempatan untuk mengonfirmasi perlunya perdamaian permanen.


Moon juga menekankan tekadnya untuk berfokus pada lompatan ekonomi pada tahun depan. Moon juga menegaskan peran keuangan untuk mempertahankan hidup rakyat dan membuka masa depan negara. Menurutnya, anggaran tahun depan dibuat dengan mempertimbangkan kesehatan keuangan negara. Meskipun naik hingga 8,5 persen, tetapi kenaikan sebenarnya hanya 0,2 persen jika memasukkan anggaran tambahan tahun ini.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >