Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Perpanjangan Batas Usia Pensiun yang Diajukan Pemerintah Korea Selatan

#Isu Bisnis l 2019-06-10

Dunia Bisnis

© YONHAP News

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengusulkan perpanjangan batas usia pensiun. Wakil Perdana Menteri Urusan Perekonomian Hong Nam-ki menyatakan perlu diadakan pembahasan perpanjangan batas usia pensiun secara nasional, sehingga banyak yang menaruh perhatian pada isu tersebut. Kelahiran rendah dan penuaan usia penduduk yang serius dirasakan cukup memberi pengaruh besar. Jumlah penduduk usia produktif mulai menurun untuk pertama kalinya sejak dua tahun lalu. Jumlah itu akan menurun sebanyak dua ratus ribu orang sampai tahun 2023 mendatang, dan jumlah penurunannya bertambah lebih lagi setelah tahun 2025. 


Apabila batas usia pensiun diperpanjang dari usia 60 tahun saat ini ke usia 65 tahun, maka rasio ketergantungan lansia pada tahun ini akan turun dari 20,4 orang, ke angka 13,1 orang. Jika pendapatan dan kegiatan konsumsi meningkat melalui keberlangsungan kegiatan ekonomi kalangan lansia, pendapatan pajak pemerintah meningkat, dan beban pemerintah ikut berkurang. Dengan alasan serupa, negara-negara maju utama telah memperpanjang batas usia pensiun. 


Namun, perpanjangan batas usia pensiun dapat menimbulkan konflik di dalam kalangan masyarakat. Jika waktu pemberian dana pensiun nasional ditunda sesuai perpanjangan batas usia pensiun, diperkirakan akan muncul efek samping yang cukup besar. hususnya adalah konflik antar generasi yang sangat dikhawatirkan. Jika batas usia pensiun diperpanjang, perusahaan tidak akan merekrut tenaga kerja baru, sehingga konflik terkait perolehan tempat kerja antara kalangan muda dan kalangan lansia dapat memuncak. Selain itu, juga ada keprihatinan atas tambahan beban biaya tenaga kerja bagi perusahaan. Hanya kurang dari tiga tahun setelah pelaksanaan perpanjangan batas usia pensiun hingga usia 60 tahun. Karena itu, ada pihak yang menyuarakan bahwa masih dini untuk memperpanjang batas usia pensiun sampai 65 tahun. 


Pemerintah Seoul tengah mempertimbangkan untuk melunakkan bentuk perekrutan, dan merevisi struktur gaji berdasarkan kemampuan dan produktivitas untuk mengurangi kontroversi terkait perpanjangan batas usia pensiun. Perpanjangan batas usia pensiun berhubungan dengan berbagai sistem kesejahteraan kalangan lansia, rasio pengangguran kalangan muda, dan lainnya. Oleh karena itu, pemerintah Korea Selatan harus membahas dan mempertimbangkan isu tersebut dengan baik agar mengurangi konflik antar generasi terkait tempat kerja dan kesejahteraan mereka.

Pilihan Editor