Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Berita Hiburan

Dispatch Rilis Percakapan Ahn Jae Hyun dan Ku Hye Sun

2019-09-04

Bahana Lagu Korea

© YONHAP News

Di tengah-tengah konflik publik yang sedang berlangsung antara Ahn Jae Hyun dan Ku Hye Sun tentang perceraian mereka, Dispatch merilis pesan teks antara pasangan selama dua tahun terakhir dan melakukan analisis forensik.


Dispatch mengungkapkan beberapa pesan teks yang memberikan informasi latar belakang pada timeline hubungan mereka. Forensik digital mengkonfirmasi bahwa pesan-pesan itu belum diedit.


Untuk memberikan konteks, Dispatch mengungkapkan bahwa, seperti yang diharapkan oleh Ku Hye Sun, pasangan itu pindah dari Seoul ke Yongin pada bulan Maret 2017. Karena produksi drama biasanya berlangsung di Seoul, Ahn Jae Hyun menyewa sebuah rumah terpisah di Seoul untuk tinggal selama dirinya syuting drama.


Berikut beberapa percakapan Ahn Jae Hyun dan Ku Hye Sun yang dirilis oleh Dispatch.



23 Oktober 2018

K: Apa kau tidak ingat ibuku datang malam ini?

A: Maafkan aku. Apa yang harus kulakukan. Maaf aku tidak mendengarmu.

A: Hujan dan cuacanya buruk sekali seperti hatiku. Maaf jika kau memang tidak ingin lagi bertemu denganku. Apakah aku harus memberikannya kepada XX?


11 Maret 2019

k: Jika kau pindah, ganti nama apartemen dengan namaku. Jangan biarkan orang lain mengambilnya, tolong.

A: Apa yang kau katakan?

K: Itu rumahmu, jadi kau bisa saja membawa orang lain kapan saja. Ganti dengan namaku.

A: Mana? Aku mengundang untuk keperluan drama besok. Aku ingin ngobrol banyak.

K: Ini jam 3 subuh.

K: Segitunya kau tidak peduli denganku. Bukankah aku hidup denganmu?

K: Pikirkan dengan pandanganku lalu kirim pesan lagi

A: Siapa yang tidak peduli denganmu

K: Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Jangan membalas, aku akan tidur.


12 Mei 2019

K: Aku sudah berpikir seksama, aku tak bisa hidup seperti ini. Perasaanku juga sudah pudar.

K: Aku sedang berpikir apa yang harus aku lakukan dengan Anju (kucing). Aku akan membawanya.

K: Maaf aku punya banyak lukisan di rumah. Aku juga akan membayarmu kembali.

K: Pokoknya aku sepemikiran denganmu.

A: Oke terima kasih telah menjaga Anju.


1 Juli 2019

A: Supnya lezat sekali. Terima kasih.

K: Sama-sama~ Selamat ulang tahun.

A: Terima kasih. Ini benar-benar enak.

K: Ya, aku akan membuatkannya lebih sering setelah kau selesai diet.

A: Oke~


Pada jam 2 siang, Ku Hye Sun mengirim pesan ke Ahn Jae Hyun setelah melihat video pesta ulang tahun kejutannya.


K: Jadi kau terlambat kemarin karena berada di tempat [stylist Anda] mengguncang pantat dengan gembira dan minum dengan orang-orang itu.

K: Lalu kau sampai di rumah dan memohon cerai? Aku benar-benar kehilangan semua kasih sayang untukmu. Kau seharusnya tidak pulang.

K: Aku merasa sedih untuk tanganku karena membuat sup lobak untukmu di pagi hari.

K: Setelah kau mencubit puting saya sepanjang waktu, kau ingin menceraikan saya karena mereka tidak seksi? Jika ingin dihormati, hormati istrimu terlebih dahulu.

A: [Video] itu hari ini.

K: Kau membuatku gila dengan permintaan perceraian.

A: Aku pergi mencocokkan baju dan mereka memberi selamat kepadaku.

K: Kau selalu begitu kasar denganku. Mengapa kau pulang ke rumah? Kau bersenang-senang di sana.

A: [Menghela nafas]

A: Aku minta maaf karena berbeda ketika di rumah dan ketika di luar.

A: Aku sedang membaca [skrip]. Mari kita bicara lagi nanti


K: Kau tak bisa mengirim pesan?

A: Tidak bisa.

K: Kenapa?

K: Kau baru saja minta maaf karena bertingkah berbeda antara di rumah dan di luar tetapi kau tidak mau mengirimkan pesan? Bukankah berbicara kini jadi jauh lebih menjengkelkan?

K: Aku tak nyaman untuk berbicara.

A: Aku baru saja selesai membaca naskah dan makan. Sekarang aku akan pergi ke pesta yang kedua.

K: Aku memasak sup pagi ini untuk orang yang menyebutkan perceraian sesaat setelah pulang kemarin. Aku marah tapi menahan diri karena ini hari ulang tahunmu.

K: Tapi, aku sangat marah saat aku melihat video itu.

K: Kemarin kau minum-minum dengan mereka. Benar kan?

A: Ya. Aku makan dengan para staf. Aku tidak makan siang dan langsung bekerja. Terlebih, aku sudah makan malam.

K: Lalu kau pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan memerintahku memotong semangka untukmu.

K: Tanganku terluka tapi kau tetap berpura-pura tidak tahu dan meminta cerai karena aku tidak seksi?

A: Kau selalu mengatakan hal-hal baik untukmu sendiri.

K: Baik untukku? Aku hanya mengatakan kebenaran. Jadi apa salahku?

K: Apa salahku? Aku ingin tahu.

A: Apa aku memintamu untuk memotong semangkanya?

K: Ya. Kau bilang "potong ini".

A: Sayang. Kalau kau membenciku, katakan saja.

A: Memerintah apa. Kau bukanlah tipe orang yang akan mendengarkan perintah orang lain.

A: Kau tersenyum dan mulai berbicara. Lalu setelahnya kau mengatakan bahwa aku telah memerintahmu?

A: Hal yang sama, tapi kau mengatakannya secara berbeda setiap kali. Aku tidak tahu harus berkata apa.

A: Ini ulang tahunku dan aku masih harus mendengar kata-kata seperti itu.

A: Kau tidak menjawab teleponmu, lalu apa yang ingin kau dengar, permintaan maaf apa yang ingin kau terima?

K: Kudengar kau mengatakan bahwa kau ingin bercerai di hari ulang tahunmu?

A: Apa aku mengatakan itu di hari ulang tahunku?

K: Oh tidak, kau sungguh.

Pilihan Editor