Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Korea Utara

Menteri Unifikasi Korsel yang Baru Komitmen untuk Pulihkan Hubungan Antar-Korea

#Fokus Sepekan l 2020-08-06

Selangkah Satu Korea

ⓒ YONHAP News

Menteri Unifikasi Korea Selatan yang baru, Lee In-young sedang aktif melakukan upaya untuk memperbaiki hubungan antar-Korea yang sedang menghadapi kebuntuan. Setelah Lee diangkat, dia segera memulai tugasnya untuk meningkatkan kerja sama antar-Korea yang terus-menerus ditekankan oleh pemerintahan Moon Jae-in.


Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyampaikan pada pekan lalu  menyetujui rencana sebuah badan sipil untuk memberikan bantuan kepada Korea Utara berupa alat-alat pencegahan COVID-19. Selain itu, Lee mengunjungi Stasiun Kereta Jejin di Provinsi Gangwondo pada tanggal 31 Juli. Saat itu, ia menyebutkan kemungkinan dimulainya kembali program tur Gunung Geumgangsan dalam bentuk tur individu. Lee tampaknya berkomitmen untuk memecahkan kebuntuan dalam hubungan antar-Korea dengan mengubah fase dialog antara Korea Utara dan AS ke fase dialog antar-Korea, yang harus dipimpin oleh Kementerian Unifikasi Korea Selatan.


Namun, banyak pengamat yang juga menuturkan bahwa pernyataan Menteri Lee tentang hubungan antar-Korea sedikit tidak realistis.  Dikatakan bahwa Lee mungkin bisa saja mengirim “sinyal” yang salah ke Korea Utara, jika dia hanya menyampaikan pesan dialog dan kerja sama dan tidak meminta denuklirisasi Korea Utara. Ketika membahas isu-isu terkait Korea Utara, pemerintah Korea Selatan perlu menyinggung langkah-langkah spesifik untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara.


Jajaran diplomatik dan keamanan Seoul yang baru, termasuk Menteri Unifikasi Korea Selatan, Lee In-young dipercaya akan mampu membuka jalan bagi kedua Korea guna meningkatkan kembali hubungan antar-Korea dan membangun landasan demi perdamaian di Semenanjung Korea.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >