Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Internasional

Korut Tuntut AS untuk Implementasikan Perjanjian KTT Singapura

Write: 2019-11-12 09:41:13Update: 2019-11-12 18:01:47

Photo : YONHAP News

Duta Besar Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kim Song pada hari Senin (11/11/19), mendesak Amerika Serikat untuk menerapkan perjanjian tahun lalu antara para pemimpin kedua negara, sembari menuduh Amerika Serikat melakukan "provokasi politik dan militer."
 
Dubes Kim membuat seruan tersebut saat berpidato di pertemuan Sidang Umum PBB tentang Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di New York, Amerika Serikat.
 
Kim dilaporkan mengatakan bahwa sejak KTT 2018 di Singapura, kedua negara telah membuat sedikit kemajuan dalam hubungan mereka dan bahwa situasi di Semenanjung Korea belum "melepaskan diri dari lingkaran buruk ketegangan yang semakin parah."
 
Kim kemudian mengatakan bahwa hal ini sepenuhnya disebabkan oleh "provokasi politik dan militer" yang dilakukan oleh Amerika Serikat, sembari menekankan bahwa implementasi perjanjian Singapura adalah kunci untuk mengkonsolidasikan perdamaian dan keamanan.
 
Kim juga menuduh Korea Selatan bermuka dua, dengan mengatakan bahwa hubungan antar-Korea terhenti karena Seoul tampaknya menawarkan inisiatif perdamaian sambil meningkatkan kesiapan militer.
 
Sementara itu, penjabat Direktur Jenderal IAEA, Cornel Feruta mengatakan pada pertemuan itu bahwa kegiatan nuklir Korea Utara tetap menjadi masalah serius dan program nuklirnya jelas merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
 
Sambil mendesak Korea Utara untuk segera bekerja sama dengan IAEA, Feruta mengatakan bahwa pihaknya terus memantau program nuklir Korea Utara, termasuk melalui citra satelit.

Pilihan Editor