Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Pemerintah Korsel Percepat Langkah untuk Minimalisir Kerugian dari Wabah COVID-19

Write: 2020-02-17 15:02:39Update: 2020-02-17 18:53:11

Photo : YONHAP News

Pemerintah Korea Selatan mengeluarkan langkah dukungan darurat untuk empat industri yang mengalami kesulitan akibat wabah COVID-19, yaitu industri penerbangan, pariwisata, transportasi laut dan kuliner. 

Terlebih dahulu, pemerintah Korea Selatan akan memberikan dana dukungan sebesar 300 miliar won (Rp 3,46 triliun) kepada maskapai penerbangan bertarif rendah (LCC) yang mengalami krisis. Walaupun suatu maskapai penerbangan LCC tidak memenuhi jumlah dan waktu penerbangan yang sudah dijanjikan, izin operasionalnya tidak akan dicabut untuk sementara waktu, dan waktu jatuh tempo pembayaran biaya penggunaan fasilitas bandara juga ditangguhkan untuk tiga bulan ke depan. 

Untuk industri transportasi laut, pemerintah Korea Selatan menyediakan dana pengelolaan darurat senilai 60 miliar won (Rp 692,84 miliar), serta memotong biaya penggunaan untuk fasilitas pelabuhan, terminal penumpang, dan sebagainya. 

Perusahaan kecil dan menengah di bidang pariwisata dapat meminjam dana khusus senilai 50 miliar won (Rp 577,36 miliar) dengan suku bunga rendah sebesar satu persen. Pemerintah Korea Selatan menambahkan volume dana pengembangan industri kuliner dengan penurunan suku bunga sebesar 0,5 persen poin menjadi 2,5 persen. 

Pajak properti untuk fasilitas penginapan dapat dipotong dan waktu pembayaran komisi khusus untuk toko bebas pajak diperpanjang selama satu tahun ke depan lewat pembayaran cicilan.

Pemerintah Korea Selatan tengah mempertimbangkan untuk meningkatkan penerbitan voucher barang, menggelar berbagai acara lebih awal demi mengaktifkan kegiatan konsumsi, memodernisasi fasilitas di obyek wisata utama, dan sebagainya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >