Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Kim Jong-un Minta Maaf atas Insiden Tembak Mati ASN Korsel

Write: 2020-09-25 16:06:35Update: 2020-09-25 17:36:33

Kim Jong-un Minta Maaf atas Insiden Tembak Mati ASN Korsel

Photo : YONHAP News

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada hari Jumat (25/09/20) meminta maaf karena telah mengecewakan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan masyarakat Korea Selatan terkait peristiwa aksi tembak mati aparatur sipil negara (ASN) Korea Selatan oleh militer Korea Utara.
 
Dalam surat atas nama Departemen Front Persatuan ke Korea Selatan, Kim mengatakan telah terjadi peristiwa yang tidak menyenangkan di perairan negaranya, padahal selama ini mereka tidak dapat membantu warga Korea Selatan yang tengah menderita COVID-19.

Menurut Kepala Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, Suh Hoon, Kim Jong-un dalam surat tersebut menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan penyediaan pedoman pengawasan perairan yang merangkum seluruh prosedurnya agar tidak terjadi kesalahpahaman dan kekeliruan dalam pengawasan.

Kemudian, pihak Korea Utara menegaskan akan menyediakan tindakan keselamatan yang diperlukan agar kepercayaan dan rasa hormat antar-Korea yang sedikit tertumpuk belakangan ini, tidak hancur begitu saja akibat peristiwa yang menyesalkan itu.

Korea Utara juga menerangkan hasil pemeriksaannya tentang peristiwa tembak mati ASN Korea Selatan.

Pasukan penjaga perairan Korea Utara mendapat laporan bahwa seorang pria yang tidak diketahui identitasnya ditemukan di perairannya, lalu meminta investigasi kepada pria itu. Pria itu tidak mengungkapkan identitasnya dengan jelas dan hanya menyatakan dirinya berasal dari Korea Selatan. Karena itu mereka mengancam akan melepaskan tembakan, namun pria itu tampaknya berusaha untuk melarikan diri sehingga pada akhirnya pihak Korea Utara menembaknya.

Suh menambahkan, surat dari Korea Utara memuat semua hal yang diminta Korea Selatan termasuk permintaan maaf, pengungkapan penyesalan, dan perjanjian untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa serupa di kemudian hari.

Sementara itu, pejabat tinggi Kantor Kepresidenan Korea Selatan Cheongwadae mengumumkan bahwa Presiden Moon dan pemimpin Kim melakukan pertukaran surat baru-baru ini dan hal itu disinggung Kim dalam surat tersebut dengan ungkapan, "kepercayaan dan rasa hormat antar-Korea yang sedikit tertumpuk belakangan ini."

Surat antara Moon dan Kim itu berupa kesulitan akibat COVID-19 dan harapan untuk pemulihan hubungan antar-Korea.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >