Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Domestik

Korsel Laporkan 438 Kasus COVID-19 pada 30 November

Write: 2020-11-30 13:27:26Update: 2020-11-30 18:58:48

Photo : YONHAP News

Kasus harian COVID-19 di Korea Selatan berada di kisaran 400 kasus selama dua hari berturut-turut dan terus merebak ke sebagian besar wilayah Korea Selatan, kecuali Pulau Jejudo. 

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency, KDCA) mengatakan hingga Senin (30/11/20) dini hari, 438 kasus COVID-19 dilaporkan sehingga total kumulatif pasien menjadi 34.201 orang. 

Dari antara kasus-kasus baru tersebut, 414 kasus merupakan penularan lokal, sementara 24 kasus lainnya berasal dari luar negeri. 

Pemerintah Korea Selatan mengkhawatirkan bahwa jika kondisi saat ini terus berlanjut, maka Korea Selatan kemungkinan besar akan mengalami gelombang ketiga COVID-19 yang berkepanjangan.

Dikatakan bahwa saat ini sulit untuk memutus rantai penularan dengan pemeriksaan COVID-19 yang sudah ada dan sistem pelacakan kontak, karena jumlah kasus tanpa gejala terus meningkat.

Korea Selatan telah memutuskan untuk menaikkan level jaga jarak sosial di seluruh negeri menjadi Level 1,5 mulai hari Selasa (01/12/20) besok sambil mempertahankan jaga jarak sosial Level 2 di wilayah metropolitan Seoul dan memberlakukan tindakan tambahan untuk fasilitas-fasilitas yang rentan terpapar COVID-19. 

Berdasarkan revisi protokol yang diperketat kembali tersebut, sauna dan fasilitas olahraga dalam ruangan di wilayah metropolitan Seoul dilarang untuk beroperasi. Acara dan pesta akhir tahun 2020 dan tahun baru 2021 yang digelar di hotel juga akan dilarang. 

Pemerintah Korea Selatan berulang kali memohon kepada masyarakat untuk menaati protokol yang diperketat mulai hari Selasa besok.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >