Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Partai Oposisi Korsel Minta Maaf Kepada Publik Atas Dua Mantan Presiden yang Terlibat Korupsi

Write: 2020-12-15 15:06:53Update: 2020-12-15 18:39:00

Photo : YONHAP News

Ketua partai oposisi utama, Partai Kekuatan Rakyat mengeluarkan permintaan maaf kepada publik atas dua mantan presiden yang berafiliasi dengan partai konservatif, yang keduanya dihukum karena korupsi.
 
Dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa (15/12/20), ketua sementara Partai Kekuatan Rakyat, Kim Chong-in mengatakan partainya bertanggung jawab karena gagal memenuhi tugasnya untuk memimpin bangsa sebagai partai yang berkuasa pada saat itu dan mencegah kesalahan oleh kekuasaan yang berkuasa.
 
Kim mengatakan alih-alih memiliki penyesalan dan melihat kembali kekurangannya, partai konservatif berkolusi untuk mempertahankan kekuasaan dan gagal bersatu dan menjadi terpecah dalam menghadapi krisis.
 
Pimpinan Partai Kekuatan Rakyat kemudian dengan tulus meminta maaf karena telah mengecewakan publik.
 
Permintaan maaf resmi dari pemimpin partai oposisi utama tersebut berdasarkan mantan Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak dan Park Geun-hye yang terbukti bersalah. Permintaan maaf ini dilakukan empat tahun setelah Majelis Nasional Korea Selatan mengesahkan pemakzulan terhadap Park.
 
Kim juga mengkritik pemerintahan Moon Jae-in dan Partai Demokrat Korea yang berkuasa karena menyebabkan kemunduran demokrasi dan pemerintahan konstitusional sembari menambahkan sebagian dari kesalahan tersebut disebabkan oleh partainya.
 
Pemimpin partai oposisi utama tersebut kemudian bersumpah bahwa partainya akan merenungkan masa lalu dan membuka lembaran baru.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >