Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Domestik

Korsel Laporkan 1.078 Kasus COVID-19 pada 16 Desember

Write: 2020-12-16 13:18:04Update: 2020-12-16 17:29:55

Korsel Laporkan 1.078 Kasus COVID-19 pada 16 Desember

Photo : YONHAP News

Korea Selatan melaporkan 1.078 kasus COVID-19 pada hari Rabu (16/12/20), kembali melampaui angka seribu kasus dalam waktu tiga hari.

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency, KDCA) mengatakan hingga Rabu dini hari, total kumulatif pasien COVID-19 di Korea Selatan menjadi 45.442 orang.

Kasus harian meningkat sekitar 200 kasus dari sehari sebelumnya hingga mencapai rekor tertinggi sejak COVID-19 pertama kali dikonfirmasi di Korea Selatan pada bulan Januari.

Ini adalah kedua kalinya kasus harian tersebut melampaui angka seribu. Sebelumnya, 1.050 kasus dilaporkan pada hari Minggu (13/12/20).

Dari antara kasus terbaru, 1.054 adalah penularan lokal, sementara 24 lainnya berasal dari luar negeri.

Wilayah metropolitan Seoul melaporkan 757 kasus, termasuk 373 di ibu kota Seoul, 320 di Provinsi Gyeonggido, dan 64 di kota Incheon. Di luar wilayah metropolitan Seoul, Provinsi Jeolla Utara dan kota Busan menambahkan masing-masing 75 dan 41 kasus.

Dengan lonjakan infeksi baru yang tiada henti, jumlah pasien COVID-19 yang kritis melonjak 21 orang menjadi total 226 orang. Jumlah kematian akibat COVID-19 juga meningkat 12 kasus menjadi total 612 kasus.

Sementara itu, Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun mengatakan bahwa pemerintah tidak dapat mengesampingkan peningkatan jarak sosial ke Level 3 jika mempertimbangkan kondisi saat ini dan persiapan harus dilakukan.

PM Chung mengatakan dalam pertemuan pemerintah tentang tanggapan COVID-19 yang dipimpinnya pada hari Rabu bahwa daripada menerapkan Level 3 secara nasional, ada kebutuhan untuk merancang langkah-langkah dukungan untuk setiap sektor setelah mempertimbangkan dampaknya terhadap ekonomi dan mata pencaharian masyarakat.

Dia kemudian memerintahkan instansi pemerintah yang bersangkutan untuk menyusun langkah-langkah dukungan tersebut berdasarkan pengalaman sebelumnya dalam memberikan pembayaran bantuan.

Chung juga mengatakan bahwa prioritas saat ini adalah mengamankan tempat tidur pasien dan ia berterima kasih kepada beberapa rumah sakit swasta yang telah memutuskan untuk merawat pasien COVID-19 secara eksklusif sebagai bagian dari upaya untuk mengamankan lebih banyak tempat tidur.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >