Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Menhan Korsel dan AS Sepakati Syarat Transfer OPCON

Write: 2020-10-15 10:15:58

Photo : KBS News

Menteri Pertahanan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) telah membahas beberapa isu bilateral termasuk masalah transfer hak kontrol masa operasi perang (OPCON) ke Korea Selatan dalam pertemuan konsultasi keamanan (Security Consultative Meeting, SCM) ke-52 di Washington D.C.

Menteri Pertahanan Korea Selatan, Suh Wook dan mitranya Menteri Pertahanan AS, Mark Esper dalam pertemuan tersebut lebih berfokus pada pengamatan isu-isu yang sudah ada dan mengevaluasi kondisi pertahanan daripada melakukan perencanaan baru karena mempertimbangkan pemilihan presiden AS yang tersisa sekitar 20 hari.

Suh menekankan aliansi yang berorientasi masa depan dan saling melengkapi, dan hal itu mengisyaratkan bahwa transfer OPCON merupakan isu penting dalam pertemuan tersebut.

Sementara Esper menyinggung kolaborasi keamanan Korea Selatan, AS, dan Jepang dengan menyebut aliansi Korea Selatan dan AS kini berfokus untuk menjadikan wilayah Indo-Pasifik bebas dan terbuka.

Dia juga menegaskan beban biaya pertahanan harus adil bagi rakyat AS.

Pernyataan bersama yang diumumkan setelah SCM tersebut tidak berbeda dengan sebelumnya, namun tidak menyinggung volume pasukan AS untuk Korea Selatan dengan jelas.

Sementara itu, jumpa pers bersama keduanya yang direncanakan diadakan usai SCM dibatalkan sesuai dengan permintaan pihak AS dan tidak diketahui alasannya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >