Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Kumpulan Isu

“Patung Seorang Gadis Perdamaian” Akan Tetap Berada di Berlin, Jerman

#Isu Sepekan l 2020-12-05

Warta Berita

ⓒYONHAP News

“Patung Seorang Gadis Perdamaian” yang hampir dibongkar kemungkinan besar akan tetap bertahan di distrik Mitte, Berlin, Jerman karena majelis distrik Mitte mengeluarkan resolusi tentang pelestarian “Patung Seorang Gadis Perdamaian” pada tanggal 1 Desember.


Resolusi itu meembatalkan perintah pembongkaran “Patung Seorang Gadis Perdamaian” dan masa pemasangannya juga diperpanjang selama 6 minggu hingga akhir September tahun depan.


Pemungutan suara untuk patung yang melambangkan korban perbudakan syahwat di masa perang Jepang tersebut diikuti oleh 29 anggota majelis distrik Mitte dan 24 di antaranya memberikan suara setuju.


Salah seorang anggota majelis distrik Mitte berargumen bahwa kekerasan seksual saat perang bukan perihal satu kali saja melainkan masalah struktural sehingga harus dicegah secara fundamental dan “Patung Seorang Gadis Perdamaian” adalah lambang tersebut. Patung itu harus berada di Mitte untuk mempertahankan harkat dan martabatnya dan diharapkan pembahasan tentang kekerasan seksual terhadap perempuan dapat dilakukan.


“Patung Seorang Gadis Perdamaian” pertama kali dipasang di depan bangunan Kedutaan Besar Jepang di Seoul pada Desember 2011 untuk mengemukakan masalah korban perbudakan syahwat di masa perang Jepang. Kemudian patung itu dipasang di beberapa kota di dalam maupun luar Korea Selatan.


Di Berlin, “Patung Seorang Gadis Perdamaian” didirikan oleh sebuah kelompok sipil lokal bernama Korea Verband pada bulan September lalu. Sebelumnya, pada bulan Juli 2019, kantor distrik Mitte mengizinkan pendirian “Patung Seorang Gadis Perdamaian” itu karena patung itu menandai masalah hak asasi perempuan yang merupakan korban perang di seluruh dunia.


Akan tetapi, pemerintah Jepang memprotes pendirian patung itu kepada pemerintah Jerman dan pemerintah kota Berlin lalu akhirnya kantor distrik Mitte memerintahkan pembongkarannya pada tanggal 7 Oktober lalu.


Korea Verband mengajukan permohonan ke Pengadilan Administratif Berlin untuk menangguhkan pelaksanaan perintah tersebut dan majelis distrik mengeluarkan resolusi tentang pelestarian “Patung Seorang Gadis Perdamaian”. Menurut kelompok sipil itu, keputusan majelis distrik Mitte untuk melestarikan “Patung Seorang Gadis Perdamaian” memiliki makna yang penting karena dapat memulai pembicaraan tentang kekerasan seksual terhadap perempuan di masa perang yang selama ini disembunyikan oleh Jerman.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >