Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Kumpulan Isu

Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

#Isu Sepekan l 2022-09-17

Warta Berita

ⓒYONHAP News

Masyarakat Korea Selatan turut merasakan duka cita atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. Di Desa Hahoe, Kota Andong, Korea Selatan, didirikan sebuah tempat untuk mengenang mendiang. Para tokoh dari berbagai kalangan dan penduduk sipil berdatangan ke Kedutaan Besar Inggris di Seoul untuk memberikan penghormatan. Selain itu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dijadwalkan akan menghadiri upacara pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September. 


Kerajaan Inggris mengumumkan Ratu Elizabeth II meninggal dunia dalam damai di usia 96 tahun di Kastil Balmoral, Skotlandia pada 8 September. Mendiang Ratu Elizabeth II telah memimpin Inggris selama 70 tahun, dan putra pertamanya, Pangeran Charles, meneruskan tahta kerajaan Inggris menjadi Raja Charles III. 


Naik takhta setelah kematian ayahnya, Raja George VI, yang tiba-tiba pada tahun 1952, Ratu Elizabeth II kemudian menjadi pemimpin kerajaan Inggris terlama selam 70 tahun. Dia menjadi ratu saat Inggris melewati masa-masa sulit setelah perang kedua untuk pemulihan dan rekonstruksi. Mendiang juga bertakhta melawati era Perang Dingin, runtuhnya blok komunis, peluncuran Uni Eropa (UE) dan keluarnya Inggris dari UE atau yang dikenal dengan Brexit, dan masa-masa penting lainnya. 


Ratu Elizabeth II juga memiliki hubungan istimewa dengan Korea. Pada tahun 1999, Ratu Elizabeth II mengunjungi Korea Selatan untuk pertama kalinya sebagai Ratu Inggris, 116 tahun sejak Korea Selatan dan Inggris mulai menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1883. Ketika mengunjungi daerah Andong di Provinsi Gyeongsang Utara, di mana tradisi Konfusianisme Korea berakar, warga setempat merayakan hari ulang tahun Ratu Elizabeth II yang ke-73 secara tradisional.


Masyarakat Korea pun sangat tersentuh dengan sikap Ratu Elizabeth II yang begitu menghargai tradisi Korea saat dia menginjakkan kaki di lantai Chunghyodang, sebuah pavilion tradisional Korea, tanpa mengenakan alas kaki. Setelah kujungan Ratu Elizabeth II tersebut, hubungan antara Korea Selatan dan Inggris semakin dalam, di mana hubungan diplomatik berkembang menjadi hubungan persahabatan.  


Oleh sebab itu, pemerintah Kota Andong mendirikan suatu tempat peringatan di depan pavilion Chunghyodang bagi Ratu Elizabeth II, yang menjadi tempat para pendatang dan warga lokal memberikan penghormatan terakhir. Sebuah kuil Buddha Bongjeongsa yang sempat dikunjungi oleh Ratu Elizabeth II pun menggelar ritual selama 49 hari. 


Sementara itu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol akan menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II di London. Kantor Kepresidenan menerangkan bahwa kehadiran Presiden Yoon didasari pertimbangan akan pentingnya sejarah hubungan antara Korea Selatan dan Inggris, pencapaian Ratu Elizabeth II, dan cinta mendiang pada Korea Selatan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >