Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Kim Jong-un Serukan Peningkatan Daya Tangkal Perang Nuklir

2020-05-28

ⓒ YONHAP News

Sejak 22 hari tidak muncul di hadapan publik, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un telah tampil kembali dalam sebuah rapat militer utama, dengan menghimbau perlunya peningkatan pencegahan nuklir. Pada tanggal 24 Mei, Kantor Pusat Berita Korea Utara (KCNA) melaporkan bahwa Kim memimpin pertemuan ketujuh Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea. Dalam rapat itu, Kim terlihat sehat dan stabil, yang sekali lagi menampik spekulasi yang merebak tentang kondisi kesehatannya yang kurang baik. 


Ketidakhadiran Kim Jong-un di mata publik pada bulan lalu memicu spekulasi tentang kondisi kesehatannya, sebelum ia muncul kembali di peresmian pabrik pupuk dan menegaskan perlunya meningkatkan mata pencaharian publik. Setelah itu, dia kembali menghilang selama beberapa minggu, sebelum muncul kembali dalam sebuah rapat militer untuk menekankan kemampuan pertahanan negaranya. 


Ada yang berspekulasi bahwa Korea Utara telah mengumumkan dimulainya kembali kegiatan yang berhubungan dengan nuklir. Namun, banyak pengamat mengutarakan bahwa Korea Utara tidak mungkin mengembangkan rudal balistik berbasis kapal selam atau SLBM maupun rudal balistik antarbenua atau ICBM untuk saat ini, karena langkah ini akan memprovokasi masyarakat internasional. Apalagi prosesnya dibutuhkan juga membutuhkan banyak biaya. Korea Utara diharapkan untuk tidak melintasi “garis merah” dan seruan "pencegahan nuklir" tersebut merupakan langkah strategis semata untuk menekan AS.


Mengenai dorongan terbaru Korea Utara untuk kemampuan nuklir, Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien mendesak Korea Utara untuk menghentikan program nuklirnya jika hendak memiliki ekonomi yang hebat. Inilah seruan baru AS bagi Korea Utara untuk kembali ke perundingan nuklir dan mencari solusi melalui dialog, sekaligus memperingatkan bahwa Korea Utara seharusnya tidak membuat provokasi yang dapat menggagalkan negosiasi.

Berita Terbaru