Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Korut Fokus pada Solidaritas Internal Pasca Pilpres AS

2020-12-03

ⓒ Getty Images Bank

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh Korea pada tanggal 29 November, tapi pertemuan tersebut tidak merilis pesan apa pun terkait urusan luar negeri. Sebenarnya Korea Utara belum memberikan tanggapan apa pun mengenai pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang berakhir pada bulan lalu. Tampaknya, Korea Utara lebih berkonsentrasi pada urusan dalam negeri, seperti kongres partai dan “pertempuran selama 80 hari” yang bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi, terlepas dari hasil pilpres AS. 


Pertemuan politbiro sudah digelar sebanyak 31 kali di bawah pemerintahan Kim Jong-un. Dari antara pertemuan tersebut, 11 kali pertemuan terjadi pada tahun ini saja, yang mencerminkan rezimnya berpusat pada urusan dalam negeri. Agenda utama dari pertemuan terbaru termasuk persiapan untuk kongres partai dan pendidikan ideologi. 


Selama pertemuan politbiro baru-baru ini, Korea Utara juga menunjukkan bahwa “pertempuran selama 80 hari” yang sedang berlangsung hanya membuat sedikit kemajuan. Negara ini mendorong kampanye tersebut yang akan berlangsung hingga akhir tahun ini, agar dapat mengatasi kesulitan ekonomi dan memperkuat persatuan internal. Sejak dimulai pada Oktober lalu, kampanye nasional ini dirancang untuk membuat kinerja ekonomi sebelum kongres partai digelar pada bulan Januari. 


Beberapa pengamat menunjukkan bahwa periode dari akhir tahun ini hingga Januari mendatang adalah periode yang penting untuk hubungan antar-Korea. Bergantung pada kebijakan Korea Selatan terhadap Korea Utara dalam masa transisi kekuasaan di AS, Korea Selatan dapat memengaruhi hubungan antar-Korea, hubungan antara Korea Utara dan AS, dan diplomasi regional dengan cara yang berbeda.

Berita Terbaru