Perang Korea
dan Jejak Sejarah Dua Negara
Selama 70 Tahun

Minggu, 25 Juni 1950 pukul 04.00 pagi, Korea Utara meluncurkan serangan mendadak ke Korea Selatan.
Meskipun suara tembakan tidak terdengar lagi, namun terbelahnya kedua negara terus meninggakan kepedihan di hati.
Menyambut 70 tahun pecahnya Perang Korea, mari kita tengok kembali jalan yang telah dilalui oleh kedua Korea untuk menciptakan Semenanjung Korea yang damai dan bersatu.

VIEW MORE
scroll down

Warta Berita

Pemerintah Korsel Ungkapkan Kekecewaan atas Perkataan Kasar Kim Yo-jong Berita Utama Pemerintah Korsel Ungkapkan Kekecewaan atas Perkataan Kasar Kim Yo-jong Pemerintah Korea Selatan menyatakan kekecewaannya atas perkataan kasar Kim Yo-jong, Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Buruh terhadap Presiden Korea Selatan Yoon Suk-Yeol. Perwakilan Kementerian Unifikasi Korea Selatan menemui wartawan pada tanggal 24 dan menyampaikan kekecewaannya atas kritik tentang presiden Korea Selatan yang disampaikan dengan kata-kata yang tidak sopan dan kasar.  Selanjutnya dia mengecam Korea Utara yang menyalahkan Korea Selatan terkait suasana tegang di Semenanjung Korea saat ini. Dia menambahkan bahwa sebenarnya Pyongyang yang menimbulkan ketegangan dengan melakukan provokasi rudal berturut-turut. Perwakilan menegaskan, walau Korea Utara mencoba membujuk rakyat Korea Selatan melakukan perjuangan anti-pemerintah dan mengguncang rezim, rakyat Korea Selatan tidak akan terbujuk dan justru memperburuk pandangan rakyat terhadap Korea Utara. Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga menilai bahwa siapa pun tidak akan menyetujui perkataan kasar Kim terhadap Presiden Yoon. Sementara itu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan bahwa belum ada hal luar biasa terkait kondisi Korea Utara, dan pihaknya tetap mempertahankan kesiapan dengan bekerja sama dengan Amerika Serikat. Sebelumnya, dalam perbincangan terhadap Korea Selatan pada Kamis (24/11), Kim Yo-jong mempermasalahkan Korea Selatan yang mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Pyongyang dan mengkritik pemimpin Korea Selatan hanya menuruti AS tanpa pikir panjang. Kim juga melontarkan kata-kata kasar dengan menyebut nama Presiden Yoon secara langsung dan dia menambahkan bahwa dia tidak bisa memahami rakyat Korea Selatan yang membiarkan pemerintahan Yoon semakin memojokkan keadaan. 2022-11-24
Misi AS untuk PBB Tanggapi Kecaman Kim Yo-jong Mengenai Rapat DK PBB Berita Utama Misi AS untuk PBB Tanggapi Kecaman Kim Yo-jong Mengenai Rapat DK PBB Radio Free Asia (RFA) melaporkan Misi Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menekankan bahwa latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS telah lama dilaksanakan dan tidak menimbulkan ancaman bagi Korea Utara. Juru Bicara Misi AS untuk PBB membuat pernyataan tersebut pada Rabu (23/11), menanggapi tuduhan Kim Yo-jong, Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Buruh sekaligus adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, bahwa Dewan Keamanan PBB telah menerapkan standar ganda.  Kim mengklaim bahwa DK PBB menutup mata terhadap latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS, namun mempermasalahkan peluncuran rudal balistik antar-benua (ICBM) Korea Utara yang dilakukan sebagai tanggapan untuk membela diri.  Seorang pakar urusan Asia AS, Dennis Wilder, mengatakan kepada RFA bahwa latihan militer gabungan tradisional Korea Selatan dan AS bukan subjek sanksi PBB, sementara peluncuran rudal balistik Korea Utara tidak dapat disamakan sebagaimana peluncuran tersebut merupakan subjek dalam sanksi Dewan Keamanan PBB. Dia mengisyaratkan bahwa latihan gabungan Korea Selatan dan AS bersifat pertahanan, sedangkan aksi penembakan rudal balistik Korea Utara ke dekat wilayah teritorial Korea Selatan dan Jepang merupakan provokasi agresif.  Kim Yo Jong mengeluarkan pernyataan tersebut setelah anggota Dewan Keamanan PBB berkumpul untuk mengadakan rapat darurat pada Senin (21/11) waktu setempat.  Namun, negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB tidak berhasil menyepakati tanggapan bersama terhadap aksi peluncuran ICBM Korea Utara.  Usai rapat Dewan Keamanan PBB, AS, Korea Selatan dan Jepang bersama 14 negara lain mengutuk keras peluncuran rudal Hwasong-17 oleh Korea Utara dan mendesak denuklirsasi Korea Utara. 2022-11-23
Kim Yo-jong Kecam DK PBB Bahas Uji Coba ICBM Terbaru Korut Berita Utama Kim Yo-jong Kecam DK PBB Bahas Uji Coba ICBM Terbaru Korut Kim Yo-jong, Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Buruh sekaligus adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengkritik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menggelar pembahasan mengenai peluncuran rudal balistik antar-benua (ICBM) terbaru Korea Utara.  Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Selasa (22/11), Kim mengklaim DK PBB menutup mata atas latihan militer dan peningkatan kemampuan pertahanan yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS), namun mempermasalahkan tanggapan Korea Utara terhadap latihan tersebut melalui pengimplementasian hak bela diri yang tidak dapat diganggu gugat.  Selanjutnya, Kim mengecam DK PBB yang menerapkan standar ganda dengan mengadakan rapat terbuka untuk mendiskusikan peluncuran ICBM terbaru Korea Utara.  Kim juga mengkritik pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat (AS) bersama sejumlah negara sekutunya, termasuk Korea Selatan dan Jepang, yang mengungkapkan kemarahan atas kegagalan pengambilan aksi tanggapan DK PBB terhadap Korea Utara. Kim menyebut langkah yang dipimpin oleh AS tesebut sebagai pelanggaran keras terhadap hak bela diri Korea Utara dan merupakan provokasi politik serius yang bertujuan untuk meningkatkan krisis di Semenanjung Korea ke fase baru.  Dia kemudian memperingatkan bahwa Pyongyang tidak akan menoleransi pihak manapun yang mengecam hak bela diri negaranya, dan rezim Korea Utara akan melanjutkan tanggapan yang sangat kuat hingga akhir.  Sementara itu, menurut laporan Radio Free Asia (RFA), menanggapi penyataan Kim, Misi AS untuk PBB menyampaikan pada Rabu (23/11) bahwa Korea Selatan dan AS telah lama terlibat dalam latihan militer gabungan yang tidak menimbulkan ancaman bagi Korea Utara maupun negara-negara lain. 2022-11-23
Making Peace Together Making Peace Together KTT Antar-Korea di Pyongyang Tanggal : 18 ~ 20 September 2018 Tempat : Pyongyang(Korea Utara) Hasil: Deklarasi Pyongyang VIEW MORE
Tanggal dan Kejadian Penting Perkembangan Hubungan Antar-Korea Tanggal dan Kejadian Penting Perkembangan Hubungan Antar-Korea VIEW MORE