Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Arahan Dasar Kebijakan Pemerintahan Biden terhadap Korea Utara dan Agenda KTT Korea Selatan-AS

2021-05-06

ⓒ YONHAP News

Pemerintahan Biden menyelesaikan peninjauan kebijakan Korea Utara dan mengumumkan arahan dasarnya pada 30 April, sekitar 100 hari setelah Biden menjabat. Dalam pengumuman itu, Washington memperjelas tujuannya untuk denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea. Untuk tujuan itu, pemerintahan AS yang baru berupaya mengambil  mengambil pendekatan baru, yakni pendekatan yang lebih fleksibel daripada memilih "kesepakatan besar" yang diminta oleh pemerintahan Donald Trump atau mengandalkan "kesabaran strategis" dari pemerintahan Barack Obama. AS juga mengatakan akan menjalankan pendekatan praktis yang akan mendorong diplomasi dengan Korea Utara, sembari membuat kemajuan praktis dalam memperkuat keamanan AS dan sekutunya. AS juga memiliki dua tujuan strategis. Ini perlu untuk mencegah provokasi Korea Utara dalam jangka waktu pendek dan mendorong Korea Utara untuk kembali ke meja dialog dalam jangka waktu menengah dan panjang. 


Sehari setelah AS mengungkapkan garis besar dasar kebijakan Korea Utara tersebut, Pyongyang merilis tiga pernyataan terpisah. Sangat tidak lazim Korea Utara mengeluarkan tiga pernyataan berbeda pada waktu yang bersamaan. Pesan-pesan tersebut menunjukkan ketidaksenangan Pyongyang atas hasil kajian kebijakan Washington terhadap Korea Utara. 


Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden AS Joe Biden akan mengadakan pertemuan puncak pertama mereka di Washington pada 21 Mei. KTT Korea Selatan dan AS pertama sejak pelantikan pemerintahan Biden akan berlangsung setelah AS menyelesaikan peninjauan kebijakannya terhadap Korea Utara. Apabila Korea Selatan dan AS berhasil mengoordinasikan beberapa perbedaan pandangan mereka, maka KTT bilateral ini akan dapat membuat sebuah pencapaian. KTT Korea Selatan dan AS pada akhir bulan ini akan menjadi momen penting dalam diplomasi regional.

Berita Terbaru